7 Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Benar

Cara Menghitung Usia Kehamilan – Kehamilan merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri, tidak terkecuali kerabat dekat. Sebab itu artinya dalam waktu dekat pasangan akan menjadi orangtua bagi buah hatinya. Tentunya hal ini yang ditunggu oleh semua pasangan, terutama pasangan yang baru saja menikah.

Saat dinyatakan hamil, ada banyak hal yang perlu disiapkan. Selain segala keperluan sang buah hati nanti, kesehatan calon ibu juga perlu diperhatikan. Terlepas dari hal tersebut, biasanya tidak sedikit yang penasaran dengan usia kehamilan. Ada banyak yang bertanya bagaimana cara menghitung usia kehamilan.

Menghitung usia kehamilan tidak harus menggunakan alat berteknologi canggih. Ada beberapa cara menghitung usia kehamilan secara manual yang bisa Anda manfaatkan untuk menjawab rasa penasaran Anda. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan bahas seputar cara menghitung usia kehamilan yang benar.

Setidaknya ada 7 cara cepat menghitung usia kehamilan yang bisa Anda coba. Anda bisa memilih salah satu atau beberapa metode yang bagi Anda mudah untuk diikuti.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Kalender

menghitung usia kehamilan dengan kalender

 

Jika Anda mencari cara menghitung usia kehamilan dari HPHT, maka metode ini adalah salah satu pilihannya. Metode ini mengacu pada Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) untuk menentukan usia kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir (HPL). Artinya HPHT dihitung sebagai hari pertama berlangsungnya kehamilan.

Dokter berasumsi bahwa pembuahan (konsepsi) akan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi. Dengan mengetahui hari pertama dari periode terakhir, dokter dapat menghitung berapa usia janin.

Hanya saja tidak semua wanita ingat jadwal menstruasinya. Di samping itu waktu ovulasi setiap wanita bisa berbeda-beda. Belum lagi jika mempunyai siklus haid yang tidak teratur.

Apabila siklus menstruasi teratur atau per 28 hari, maka cara menghitung HPL bisa menggunakan rumus Neagele. Berikut penjelasan selengkapnya yang bisa Anda simak.

(Tanggal HPHT + 7), (Bulan Pada Saat Haid Terakhir – 3), (Tahun Pada Saat Haid Terakhir + 1)

Contoh :

Risna terakhir menstruasi pada 25 Desember 2017. Maka perhitungan HPL-nya adalah:

(23+7), (12-3), (2017+1) = 30, 9, 2018

Maka HPL Risna adalah 30 September 2018. Dari hasil ini kita juga dapat menghitung usia kehamilan per tanggal 30. Contoh, dari perhitungan di atas, maka pada 30 Januari 2018 usia kehamilan Risna adalah 1 bulan, dan seterusnya. Khusus untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3 (Januari-Maret), maka ditambahkan dengan 9, sedangkan untuk tahun tetap.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan USG

cara menghitung usia kehamilan dengan usg

Apabila Anda mencari cara menghitung usia kehamilan yang akurat, maka pemeriksaan USG atau Ultrasonografi menjadi yang paling tepat. Tingkat akurasi metode ini mencapai 95 persen. Tidak hanya itu, jenis pemeriksaan USG saat ini juga beragam. Ada yang 2 dimensi, 3 dimensi hingga 4 dimensi.

Pemeriksaan USG bisa dialukan dengan dua metode, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. USG transvaginal umumnya dilakukan pada awal kehamilan melalui jalan lahir, tujuannya untuk memastikan keberadaan kantong janin dan lokasi janin.

Lalu untuk USG transabdominal dilakukan melalui dinding perut ketika kandungan sudah membesar. Tujuannya adalah untuk melihat gambaran janin dan mengamati pergerakannya dengan jelas.

Biasanya dokter meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan USG ketika kehamilan berusia antara minggu ke-8 dan ke-18. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil yang akurat. Cara yang dilakukan dokter antara lain:

  • Mengukur diameter kantong kehamilan (usia kehamilan antara 6-12 minggu)
  • Mengukur panjang janin dari kepala hingga pantat (usia kehamilan 7-14 minggu)
  • Mengukur lingkar kepala janin (usia kehamilan di atas 12 minggu)
Baca Juga:   Cara Menghitung Masa Subur Wanita dan Pria

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Kalkulator Kehamilan

kalkulator kehamilan

Cara yang satu ini bisa menjadi solusi jika Anda ingin mendapatkan hasil perhitungan yang cepat dan tidak ingin repot. Jika sedang mencari cara menghitung usia kehamilan dalam minggu ataupun cara menghitung usia kehamilan dalam bulan bisa memanfaatkan metode ini.

Kalkulator kehamilan bisa Anda cari dengan mudah di internet secara gratis. Atau apabila tidak ingin repot bisa menggunakan kalkulator kehamilan di Sini.

Cara menghitung usia kehamilan dengan kalkulator kehamilan ini terbilang mudah. Biasanya Anda hanya diminta untuk memasukkan tanggal, bulan dan tahun hari pertama haid terakhir (HPHT) dan siklus haid Anda. Setelah itu sistem akan menghitungnya secara otomatis dan menampilkan hasil perhitungan kepada Anda.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Sistem Fundus Uteri

Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu

Jika belum tahu, fundus uteri adalah puncak rahim. Seiring dengan perkembangan janin, puncak rahim akan semakin meninggi. Hal inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mengetahui usia kehamilan, apakah seseorang itu hamil 2 bulan, hamil 3 bulan atau hamil 7 bulan. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Raba puncak rahim yang terasa meninjul pada bagian perut
  • Hitung jarak dari tulang kemaluan hingga puncak rahim
  • Bandingkan jarak tersebut dengan patokan standar

Berikut adalah patokan standar bila menggunakan metode fundus uteri:

  • 12 minggu : 1/3 di atas simpisis
  • 16 minggu : simpisis-pusat
  • 20 minggu : 2/3 di atas simpisis
  • 24 minggu : Setinggi pusat
  • 28 minggu : 1/3 di atas pusat
  • 34 minggu : pusat-prosessus xifoideus
  • 36 minggu : Setinggi prosessus xifoideus
  • 40 minggu : 2 jari di bawah prosessus xifoideus

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Pita Ukur

Selain cara menghitung usia kehamilan dari HPHT, Anda juga bisa menggunakan pita ukur untuk mencari tahu usia kehamilan. Hanya saja cara cepat menghitung usia kehamilan yang satu ini bisa dilakukan ketika memasuki usia hamil 22-24 minggu.

Caranya gunakan pita ukur seperti yang biasa dipakai tukang jahit. Letakkan titik nol pita ukur pada tepi atas simfisis pubis, lalu pita ditarik melewati garis tengah perut hingga puncak rahim. Hasilnya dibaca dalam satuan cm lalu dibandingkan dengan patokan standar.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Gerakan Janin

Cara menghitung usia kehamilan yang satu ini terbilang sangat mudah. Hanya saja metode ini tidak 100 persen akurat. Caranya adalah dengan merasakan gerakan janin Anda. Jika janin dirasa sudah mulai bergerak, maka usia kehamilan diprediksi mencapai 18-20 minggu.

Perlu dicatat, cara di atas berlaku untuk wanita yang baru pertama kali hamil. Sedangkan wanita yang sebelumnya sudah hamil ada sedikit perbedaan. Bila dirasakan ada gerakan pada janin, maka diperkirakan usia kehamilannya mencapai 16-18 minggu.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Rumus 4 ⅓

cara menghitung usia kehamilan dalam bulan

Cara menghitung usia kehamilan yang benar terakhir adalah dengan memanfaatkan rumus 4 ⅓. Caranya tidak terlalu rumit, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

Umur kehamilan [(tanggal sekarang – HPHT) x (4 ⅓)]

Contoh :

Sekarang tanggal 28 Agustus 2017. Sedangkan HPHT Anda 17 Mei 2017. Cara menghitung usia kehamilannya adalah:

Usia kehamilan = [(28-8) – (17-5)] x 4 ⅓

= (hari – hari), (bulan – bulan) (tahun – tahun) x 4 ⅓

= (28-17), (8-5) (tahun dihilangkan) x 4 ⅓

= 11 hari, 3 bulan x 4 1/3

Setelah itu kalikan dengan 4 ⅓, kecuali untuk hitungan hari.

= 3 bulan x 4 ⅓ atau dapat tulis (3 bulan x 4) + (3 bulan x ⅓).

= 12 + 1

= 13 minggu

Kemudian tambahkan dengan 11 hari.

= 13 minggu + 11 hari

Usia kehamilan = 14 minggu + 4 hari

Itulah cara menghitung usia kehamilan yang bisa Anda simak, perlu diketahui bahwa cara yang kami ulas di atas tingkat akurasinya berbeda-beda. Apabila Anda ingin mendapat hasil yang akurat, maka bisa menggunakan pemeriksaan USG. Sekian informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga cara menghitung usia kehamilan di aas bermanfaat untuk Anda.